Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Showing posts with label Dunia Satwa. Show all posts
Showing posts with label Dunia Satwa. Show all posts

Thursday, 13 October 2011

Ketika Ayam Berganti Kelamin Sendiri.



Jupitter News _ Siapa bilang pergantian kelamin hanya bisa terjadi pada manusia? Ayam milik pasangan suami istri Jim dan Jeanette Howard yang berasal dari Huntington, Inggris mengalami pergantian kelamin dari betina ke jantan.


Ayam piaraan bernama Gertie itu mulai mondar-mandir di halaman rumah dan berkokok layaknya pejantan. Beberapa minggu kemudian, karakter pejantan mulai tumbuh, seperti pial di dagu, jengger di kepala, serta bulu coklat gelap khas pejantan.
Jim Howard mengatakan pada Cambridge News, "Saya tahu ini kedengarannya aneh, tapi saya bisa memastikan ini semua benar. Orang pikir ini hal yang konyol, tapi ternyata ini adalah benar adanya."

Publikasi Institut Ilmu Pangan dan Pertanian Universitas Florida tahun 2000 menyatakan, "Perubahan kelamin nyatanya terjadi, meski tak begitu sering. Namun hingga sekarang, belum dijumpai perubahan dari jantan ke betina."
Perubahan kelamin ini bisa dijelaskan dari perkembangan biologis ayam. Pada masa embrionik, terdapat bakal kelamin jantan dan betina. Sekali gen betina dominan, maka ovarium akan berkembang.
Tapi tak seperti manusia, ovarium ayam hanya berkembang di pinggang kiri saja. Sementara, bakal kelamin di pinggang kanan akan mengalami dormansi, tak berkembang menjadi jantan maupun betina. Bagian yang mengalami dormansi disebut ovotestis.

Dalam kondisi tertentu seperti adanya kista, tumor ataupun penyakit kelenjar anak ginjal, ovarium ayam bisa mengalami degenerasi. Saat itulah, ovotestis mungkin tumbuh menjadi organ kelamin jantan.
"Jika bakal kelamin di sebelah kanan berkembang jadi testis, maka akan mensekresikan androgen," kata Mike Hulet, profesor ilmu peternakan di Pennsylvania State University. Androgen adalah hormon yang bertanggung jawab terhadap karakteristik jantan.
"Produksi androgen inilah yang akan menyebabkan perubahan perilaku pada betina dan membuatnya bertingkah layaknya pejantan," ucap Hulet seperti dikutip Life's Little Mysteries kemarin (31/3/2011).
Namun, ayam tak akan sepenuhnya menjadi jantan. Meski tampak jantan, secara genetik ayam seperti Gertier tetap betina. Jadi, meski tak akan mampu bertelur lagi, ayam yang berganti kelamin juga takkan mampu membuahi betina lain. Akibat pergantian kelamin, Gerte kini berganti nama menjadi Bertie.




Sumber : http://unik4u.blogspot.com/2011/04/ternyata-ayam-bisa-berganti-kelamin.html

Terungkap...!!! Rahasia Kecerdasan Burung Gagak.


Headline

Jupitter News _ Gagak termasuk dalam hewan yang bisa dikatakan cerdas. Kini, peneliti Jepang berhasil mengungkap salah satu kemampuannya yang menyerupai manusia. Apa itu?


Menurut hasil studi, gagak memiliki kemampuan serupa manusia dalam membedakan antara simbol-simbol yang mewakili jumlah yang berbeda. Dalam serangkaian percobaan di Utsunomiya University, burung berhasil memilih kontainer dengan jumlah makanan terbanyak.
Hal itu bisa terjadi melalui identifikasi nomor yang ditandai pada tutupnya. Profesor morfologi hewan Shoei Sugita mengatakan, temuan ini menunjukkan gagak memiliki kemampuan kognisi numerik yang sama dengan manusia.
Dalam percobaan dengan delapan gagak hutan, dua kontainer ditandai dengan simbol numerik ‘dua’ dan ‘lima’ pada tutupnya, kemudian ditempatkan dalam kandangnya dengan hanya wadah ‘lima’ yang berisi makanan.
Peneliti mengatakan, sebanyak 70% upayanya, gagak ini mampu mengambil kotak yang benar. Temuan ini diterbitkan di jurnal Animal Behaviour internasional.
Tahun lalu, ilmuwan Utsunomiya University melaporkan, gagak mampu membedakan wajah pria dan wanita seperti ditulis UPI.



Sumber : http://unik4u.blogspot.com/2011/10/rahasia-di-balik-kecerdasan-burung.html

Wednesday, 7 September 2011

Burung Merak Putih Terlangka di Dunia.


Jupitter News _ Anda pasti berpikir, apalah istimewanya burung merak. Mungkin anda sudah terbiasa melihat burung merak yang warna warni, akan tetapi burung merak warna putih ini termasuk jenis langka dan tidak banyak di jumpai di dunia ini, biasanya bisa dijumpai di kebun binatang.

Beberapa tempat dimana anda bisa melihat burung merak putih diantaranya adalah Palm Beach, Florida, Amerika dan Zoologico Ncaional de, Nicaragua. siapa yang mau piara dan bawa ke indonesia? klo mau paling tidak harus punya ijin dari DEPHUT negara bersangkutan dan organisasi dunia yg melindungi hewan tersebut dan itupun setidaknya harus ngerogoh sangat dalem krena binatang ini sangat dilindungi dan ijinya sangat mahal sekali.. $$$ :p (terkahir yang melihari ni binatang jenis ini adalah pengusaha terkaya no.3 di taiwan dan pengusaha minyak peru) wajar lah.. :)









Sumber : http://persip.blogspot.com/2011/02/berita-aneh_04.html

Monday, 8 August 2011

Snake Sex

Jupitter News _ One might think having no limbs would put a damper on the love life, but not for snakes. When a female snake is ready to mate, she begins to release a special scent (pheromones) from skin glands on her back. As she goes about her daily routine, she leaves an odor trail as she pushes off resistance points on the ground (See Getting Around). If a sexually mature male catches her scent, he will follow her trail until he finds her. The male snake begins to court the female by bumping his chin on the back of her head and crawling over her. When she is willing, she raises her tail. At that point, he wraps his tail around hers so the bottoms of their tails meet at the cloaca -- the exit point for waste and reproductive fluid. The male inserts his two sex organs, the hemipenes, which then extend and release sperm. Snake sex usually takes under an hour, but it can last as long as a whole day. 


Red-sided garter snakes in mating ball
Norbert Rosing/Getty ImagesRed-sided garter snakes in mating ball. 
 
Female snakes reproduce about once or twice a year; however, the methods of birth vary among species. Some snakes give birth to live young (from one to 150 at a time), while others lay eggs(from one to 100 at a time); some even combine these methods by holding eggs internally until they hatch, and the babies are born live. For the most part, female snakes do not sit on their eggs like a hen, but in some cases they will protect their eggs (and their young) for a few days after they leave the mother's body.
 
 
 
 
Sumber : http://animals.howstuffworks.com/snakes/snake5.htm

Saturday, 23 July 2011

Bird of Paradise

Photo: Ribbon-tailed bird of paradise on a branch

Jupitter News _ Divas of the avian world, elaborately feathered birds of paradise, like this ribbon-tailed species, practice elaborate courtship rituals.

Photograph by Robert Sisson

Map

Map: Bird of paradise range


Bird of Paradise Range

Audio

Fast Facts

Type:
Bird
Diet:
Varies by species
Average life span in the wild:
Varies by species and habitat
Size:
4.75 to 39 in (12 to 100 cm)
Weight:
Varies by species
Size relative to a 6-ft (2-m) man:
 
 
Illustration: Bird of paradise compared with adult man

There are more than three dozen species in the family Paradisaeidae, more commonly known as the birds of paradise. Most are distinguished by striking colors and bright plumage of yellow, blue, scarlet, and green. These colors distinguish them as some of the world's most dramatic and attractive birds. Males often sport vibrant feathered ruffs or amazingly elongated feathers, which are known as wires or streamers. Some species have enormous head plumes or other distinctive ornaments, such as breast shields or head fans.

Males put their bright colors and unusual ornaments to good use when they display for females. Their elaborate dances, poses, and other rituals accentuate their appearance and put on a phenomenal show for both female birds and any humans lucky enough to be in the vicinity. Such displays can last for hours, and in many species they consume a significant part of the male's time.
Birds of paradise are found in New Guinea and surrounding islands. The manucodes and riflebirds species also dwell in Australia. Birds of paradise are so attractive that their appearance once made them the target of skin hunters, who decimated some species.
These birds also lend their name to a colorful flower. South Africa's bird-of-paradise (Strelitzia reginae) is a member of the banana family. It sports a beautiful flower believed to resemble the avian bird of paradise in flight.



Sumber : http://animals.nationalgeographic.com/animals/birds/bird-of-paradise/

Monday, 2 May 2011

10 jenis Ular Yang Berevolusi Secara Aneh

Jupitter News _ Ada sekitar 3.000 jenis ular di dunia, sejak kemunculan mereka selama jaman dinosaurus mereka harus beradaptasi dengan pola hidup yang berbeda dan berkembang menjadi spesies yang berbeda dan kadang evolusi tersebut banyak yang unik. Kami memberikan sepuluh ular yang paling menakjubkan dan tidak biasa di dunia.

10. Elephant Trunk Snake (Ular Gading Gajah)


Image and video hosting by TinyPic


Ular aneh ini banyak ditemukan di Indonesia, meskipun beberapa juga ditemukan di Australia. Ular ini mendapatkan namanya dari kulitnya yang tidak biasa, yang berkerut dan longgar, terlihat tua, dan ukurannya yang super besar. Mereka dapat tumbuh hingga 2,5 meter. Ular ini berhabitat di air, dan tak berdaya ketika di darat, mereka tidak bisa meluncur seperti ular lainnya karena mereka tidak memiliki skala yang luas di dalam perutnya. Makanan ular ini adalah ikan, termasuk lele dan belut, ular ini memiliki sedikit racun yang tidak mematikan, sehingga mereka menggunakan lilitan untuk membunuh mangsanya. Sisik-sisiknya yang besar dan menonjol adalah adaptasi untuk memegang ikan licin dan melilit mereka di bawah air.

9. Tentacled Snake (Ular berTentakel)

Image and video hosting by TinyPic


Ular air lain dari Asia Tenggara, ini adalah spesies yang unik, spesies terakhir yang masih hidup dari genus nya. Bagian yang paling terkenal dari ular ini adalah tentakel berdaging aneh di moncongnya. Tentakel ini sebenarnya mechanosensors sangat sensitif, yang memungkinkan ular untuk mendeteksi gerakan dalam air dan menyerang setiap ikan malang yang berenang di dekatnya. Sifat lainnya yang menarik adalah kecepatan menyerang tentacle dari ular ini sungguh luar biasa, hanya diperlukan 15 milidetik untuk menangkap mangsanya. Meskipun ular tentacle berbisa, bisa-nya tidak menimbulkan ancaman bagi manusia. tubuhnya kecil, hanya 90 cm panjang. Sama seperti ular Gading Gajah, dia sepenuhnya di air dan nyaris tidak dapat bergerak di darat.

8. Long nosed vine snake

Image and video hosting by TinyPic


Sekali lagi ular asli Asia Tenggara, Ular Pohon Anggur Hidung Panjang adalah predator arboreal, tidak seperti ular yang lain, ia memiliki penglihatan yang sangat baik daripada ular kebanyakan, dan memungkinkan menyerang mangsanya dengan akurasi yang tepat. Lidahnya berwarna hijau terang. tubuhnya yang ringan yang memungkinkannya untuk bergerak cepat di dedaunan dan bisa mencapai dari satu cabang ke cabang lain dengan setengah tubuh pada udara! Makanan utamanya adalah kadal dan katak, dan meskipun mereka berbisa, mereka tidak menimbulkan ancaman serius bagi manusia, hanya sakit dan bengkak setelah digigit ular pohon anggur ini, dan gejala akan hilang dalam beberapa hari.

7. Langaha Nasuta

Image and video hosting by TinyPic


Salah satu reptil paling aneh di dunia. Sama seperti ular pohon anggur, ular Langaha (juga dikenal sebagai Ular Berhidung Daun) dinamakan sesuai dengan gaya hidupnya yang arboreal. sifat yang paling menarik tentu saja, "tanduk" aneh atau proyeksi pada moncongnya. Jantan dan betina dari ular ini terlihat sangat berbeda; jantan berwarna kekuningan dan memiliki kulit halus dan tajam, serta memiliki "tanduk", sementara betina memiliki kulit kasar dan berwarna coklat. Ini adalah salah satu dari beberapa ular di mana gender ular dapat ditentukan dengan mudah hanya dengan melihatnya. ular Nasuta Langaha hanya ditemukan di hutan hujan lindung di Madagaskar . sangat berbisa dan gigitannya dapat sangat menyakitkan bagi manusia, tetapi tidak menyebabkan kematian.

6. Atheris Hispida

Image and video hosting by TinyPic


Ditemukan di hutan hujan Afrika Tengah, Ular viper kecil ini sangat berbisa. Memiliki bulu-seperti sisik yang memberikan penampilan unik dan keren (biasa di panggil, "Viper Pohon Bersisik"). Viper Atheris tumbuh hingga 75 cm. Seperti semua ular beludak, Atheris taring dilipat di bagian depan rahang atasnya, belum ada penawar racun yang ditemukan, gigitannya menyebabkan kesulitan bernafas, pembekuan darah, rasa sakit dan bengkak, sampai kematian. Untungnya, ular beludak ini biasanya tinggal jauh dari pemukiman manusia, sudah sangat langka dan salah satu ular yang dilindungi.

5. Horned Viper

Image and video hosting by TinyPic


Ditemukan di padang pasir Afrika Utara dan Timur Tengah, ular ini memiliki tanduk kecil, biasanya berukuran 50 cm. Mereka memiliki sepasang tanduk di atas mata, tetapi ada juga beberapa individu yang tidak punya atau hanya tumbuh sedikit. Mereka berbisa, tetapi gigitan mereka biasanya tidak fatal bagi manusia. Viper bertanduk ini secara resmi bernama "Cerastes Cerastes" tahun 1768, oleh naturalis Austria Nicolaus Laurenti. Cerastes adalah rakasa mistis asal Yunani , seekor ular yang bersembunyi di bawah pasir di padang pasir dan menyergap setiap makhluk yang lewat, menggunakan tanduk sebagai sebuah daya tarik.

4. Burrowing Asp

Image and video hosting by TinyPic


The Asp adalah ular bertubuh kecil dari Afrika yang menghabiskan sebagian besar waktu bawah tanah. Ia makan tikus, dan memiliki taring besar yang berfungsi pada dasarnya sebagai pencengkram berbisa, menonjol keluar dari mulut ketika digunakan. Taringnya juga fleksibel dan dapat dipindahkan secara bebas, yang berarti bahwa ular ini dapat menusuk mangsanya hanya dengan satu taring, dan setelah itu telah membunuh korban. Karena sifat kardiotoksik dan nekrotik, dan kemampuannya untuk menyuntikkan lebih dalam dari ular lain (karena "taring"nya panjang) ular ini sangat berbahaya bagi manusia

3. Tiger Keelback

Image and video hosting by TinyPic


Juga dikenal sebagai Yamakagashi, atau ular Air Jepang , spesies ini kebanyakan ditemukan di Asia Timur. Bentuknya kecil, jarang melebihi satu meter, dan sangat pemalu, sehingga banyak fakta bahwa mereka dianggap tidak berbahaya, sampai seseorang meninggal karena gigitan yamakagashi di tahun 80-an. Karena taring berbisa yang berlokasi di bagian belakang rahang, mereka tidak dapat menyuntikkan racun mereka dengan mudah seperti ular lainnya. Makanan utamannya adalah katak dan kodok. Selain berwarna warna-warni cerah, Tiger Keelbacks ada yang berwarna normall. Baru-baru ini, ditemukan bahwa pakan ular ini kebal terhadap kodok beracun; tidak hanya kebal terhadap racun katak, tetapi mereka benar-benar bisa "menyimpan" racun katak ini di dalam kelenjar di leher. Ketika terancam, dia bisa melepaskan dua racunnya (racun pribadi dan racun katak yang dimangsanya).

2. Flying Snake (Ular Terbang)

Image and video hosting by TinyPic


Ular terbang ditemukan di hutan hujan di India dan Asia tenggara, dan, walaupun nama mereka sedikit keren, mereka tidak bisa benar-benar terbang. Ketika Ular terbang ingin pergi dari satu pohon ke yang lain, dia meluncurkan diri ke udara dan saat melayang keluarlah tulang rusuk dari dalam perutnya, sehingga tubuhnya melebar dan berubah seperti sayap. Ular Terbang adalah glider bahkan lebih baik daripada tupai terbang. Tupai dapat meluncur hingga 60 meter dari satu pohon ke yang lain, Ular Terbang dapat meluncur hingga 100 meter atau lebih, dan mereka benar-benar "meluncur" di udara, yang memberikan mereka stabilitas yang lebih baik. Ular ini tidak berbahaya bagi manusia. Makanan utamanya adalah kadal dan binatang kecil lainnya. Ular ini menghabiskan sebagian besar waktunya di pohon.

1. Sea Snake (Ular Laut)

Image and video hosting by TinyPic


Ular laut adalah yang paling tidak biasa dari semua jenis ular. Mereka berasal dari keluarga yang sama seperti kobra dan ular karang (Elapidae), tetapi mereka telah beradaptasi ke gaya hidup yang benar-benar di dalam laut, adaptasi yang luar biasa. Ada 62 spesies yang diakui sampai saat ini, dan mereka ditemukan di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, mereka semua sangat berbisa, Racunnya sepuluh kali lebih kuat dari kobra. Spesies Ular Laut 'One' , ular laut 'Belcher', dianggap oleh para ahli menjadi yang paling beracun dari semua ular laut. Untungnya, ular laut sangat jinak dan korban jiwa manusia yang sangat jarang. Mereka bernafas dengan menyerap oksigen langsung dari air, melalui kulit mereka! Mereka juga memiliki kelenjar khusus di lidah mereka, yang mengusir kelebihan garam dari organ dalam tubuhnya.

Masih ada lagi, mungkin yang paling menakjubkan dari ular laut adalah Golden Sea Snake (Ular Laut Emas). Spesies ini bisa ber-fotoreseptor di ekornya, yang memungkinkan untuk mendeteksi variasi cahaya dan mungkin mendeteksi predator. Bisa dikatakan Golden Sea Snake ini bisa melihat dengan ekornya





Sumber : http://ubaesorso.blogspot.com/2011/05/10-jenis-ular-yang-menakjubkan-dan.html